|
Wednesday, 27 April 2011 01:42 |
|
GEMA INSAN
Perkembangan Tekhnologi Informasi (TI) saat ini sangatlah cepat dan bahkan telah mampu menembus berbagai lapisan masyarakat tanpa dapat dicegah. Perkembangan yang pesat ini harus disikapi secara arif dan bijaksana karena keberadaan TI bagaikan pisau bermata dua. Berbagai kebutuhan masyarakat tersedia di fasilitas TI ini sehingga mampu mendorong kemajuan seseorang ataupun suatu masyarakat. Namun demikian, kemajuan TI juga dibayangi oleh pengaruh negatif yang tidak kalah cepatnya pula mengancam generasi muda bangsa. Informasi yang tersedia di fasilitas TI tidak semata informasi positif, akan tetapi juga informasi yang rentan dengan penyalah gunaan oleh pemanfaatnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, khususnya lagi Bidang Kominfo mencoba untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif dan terlibat di dalam perkembangan Tekhnologi Informasi secara positif sehingga dapat berkembang dan maju seiring dengan perkembangan dan kemajuan tekhnologi tanpa batas ini. Dalam hal ini, Kominfo Kabupaten Solok akan mencoba menggalakan sebuah gerakan masyarakat untuk berinternet secara sehat dan aman (GEMA INSAN).
|
|
Read more...
|
|
|
AKSI SIMPATIK
Rabu tanggal 27 April 2011, Dishubkominfo Kabupaten Solok berencana akan melakukan aksi simpatik pemberian Sekuntum Bungan beserta Stiker Himbauan Keselamatan Berlalu Lintas di Kabupaten Solok. Sasaran aksi simpatik ini ditujukan kepada pengemudi truck dan angdes yang melintasi ruas jalan negara Solok- Padang. Khusus kepada kendaraan truck, akan diberikan dan dipasangkan sebuah stiker himbauan agar bersedia menjaga jarak jalan kendaraan mereka dengan truck lainnya minimal 30 m. Ajakan ini dimaksudkan agar arus lalu lintas Solok-Padang tidak lagi macet oleh antrian kendaraan yang tidak mampu menyalip iring-iringan truck.
|
|
Read more...
|
|
|
PNPM Terbukti Entaskan Kemiskinan
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM ) yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya ternyata telah mampu menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kapasitas masyarakat. Terbukti, sejak diluncurkan tahun 2006 dan mulai dilaksanakan tahun 2007 lalu, hingga kini telah ada 3 ribu kelompok simpan pinjam perempuan (SPP) di Sumatera Barat dengan aset mencapai 200 miliar lebih.

|
|
Read more...
|
|
|