Bupati Pantau Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Solok

By Pemerintah Daerah Kabupaten Solok 08 Jan 2021, 10:04:35 WIB Pendidikan
Bupati Pantau Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Solok

Keterangan Gambar : Bupati Pantau Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Solok


 

(Arosuka)-Kominfo. Berkaitan dengan akan dilaksanakannya sekolah secara tatap muka di Kabupaten Solok, Bupati Solok H. Gusmal, SE, MM didampingi Kabag KSD Devi Pribadi dan Kabag Humas Syofiar Syam, melaksanakan monitoring dan evaluasi kebeberapa sekolah yang ada di Kabupaten Solok, Selasa (05/12). Adapun sekolah yang didatangi pada monitoring kali ini, antara lain : SDN 20 Sukarami, SMPN 3 Gunung Talang, SMPN 1 Gunung Talang, SMPN 2 Gunung Talang, serta SDN 07 Batang Barus.

Pada awal sambutannya Bupati menyebutkan bahwa, semua sekolah sudah menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan alat pengukur suhu dan tempat cuci tangan, bahkan ada yang menyediakan hand sanitizer di setiap kelas. Bupati menilai hal ini sudah sangat bagus diterapkan dalam kondisi pandemi saat ini. Namun saat monitoring berlangsung, masih dijumpai ada beberapa siswa yang hanya membawa masker tetapi tidak digunakan, tetapi para siswa tersebut sudah diingatkan dan diberi penjelasan tentang penggunaan masker tersebut. Para Kepala Sekolah beserta guru juga diminta untuk dapat mengatur ritme dan metode tatap muka dengan murid, yang terpenting para siswa belajar dengan baik dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca Lainnya :

 “Kepada segenap guru saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, mudah-mudahan dapat membagi waktu dengan sebaik-baiknya”, ujar Bupati disela sambutannya. Pada kesempatan yang sama, Bupati juga berharap kepada wali murid untuk selalu membekali anak- anaknya dengan sarapan dirumah, membawa bekal demi menjaga kesehatan anak, serta terus mengawal anaknya untuk pergi dan pulang sekolah. Selain itu, Bupati menghimbau kepada para siswa untuk tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Diakhir sambutannya, Bupati juga menyebutkan bahwa setiap sekolah memiliki cara untuk mengatur jadwal pembelajarannya sendiri, baik itu dengan membagi lokal, belajar pertingkat, ataupun  memakai metode sistem ganjil genap. (admin)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment