Nagari Koto Baru Turunkan Prevalensi Stunting Melalui Pos Gizi Koto Baru Sehat

By Pemerintah Daerah Kabupaten Solok 20 Okt 2021, 10:07:08 WIB Kesehatan
Nagari Koto Baru Turunkan Prevalensi Stunting  Melalui Pos Gizi Koto Baru Sehat

(Arosuka)-Kominfo. Bertempat di kantor Jorong Subarang Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung, dilaksanakan acara launching Pos Gizi Koto Baru Sehat yang langsung dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Emiko Epyardi beserta jajaran, Senin (18/10/21). Plt. Camat Kubung Acil fasra, Walinagari Koto Baru Afrizal, K, Ketua TP-PKK Kecamatan Ny. Irza Acil Fasra, Ketua Pos Gizi Koto Baru Sehat Yusnita serta Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas kesehatan Kabupaten Solok Yanti juga turut menghadiri acara tersebut.

          

Baca Lainnya :

 

Dalam laporannya Yusnita menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Emiko Epyardi beserta jajaran ke Jorong Subarang Nagari Koto Baru. “Pertama kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua TP-PKK Kabupaten solok, yang telah hadir pada acara launching Pos Gizi Koto Baru Sehat ini, serta kami juga mengucapkan terima kasih kepada ibu pembina dan masyarakat, khususnya Jorong Subarang Nagari Koto Baru atas kerjasama dan dukungannya, sehingga acara kita ini dapat terlaksana,” ujar Yusnita. Ia menjelaskan Pos Gizi Koto Baru Sehat ini, berdiri dari swadaya masyarakat dan tak terlepas dari dukungan, serta pembinaan dari Puskesmas Selayo.  

 

Di Nagari Koto Baru sendiri terdapat 24 buah pos gizi yang semuanya sudah berjalan dengan lancar. Hal ini diungkapkan oleh Wali nagari Afrizal K dalam sambutannya. Ia juga mengatakan, Pemerintah Nagari Koto Baru selalu siap mendukung kegiatan posyandu, salah satunya dengan mengalokasikan dana untuk petugas Posyandu.”Kami berharap untuk persiapan lomba pada hari Kamis mendatang dapat berjalan dengan lancar dan kita dapat memperoleh hasil maksimal, tentunya dengan menjadi juara I,” tututrnya menambahkan.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Yanti mengatakan masalah gizi merupakan masalah serius, terutama dalam penanganan stunting. “Kita di Kabupaten Solok termasuk daerah dengan kasus stunting cukup tinggi di Sumatera Barat. Ketersediaan pos gizi juga merupakan salah satu upaya dalam rangka menurunkan prevalensi stunting di Kabupaten Solok” ujarnya. Ia sangat berterimakasih kepada pemerintah nagari maupun masyarakat serta kader pos gizi khususnya Nagari Koto Baru, yang telah mendukung pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan stunting. Ia berharap akan ada pos gizi-pos gizi lainnya yang akan terbentuk, mengingat satu pos gizi idealnya diperuntukkan untuk sepuluh anak.

Sementara itu Ny. Emiko Epyardi dalam arahannya menyebutkan Kabupaten Solok termasuk ke dalam salah satu dari 160 kabupaten/kota lokus stunting di Indonesia untuk tahun 2021.”Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar tahun 2013, angka stunting balita di Kabupaten Solok sebesar 39,6% artinya diantara 100 balita terdapat balita stunting sebanyak 40 orang” terang Ny. Emiko Epyardi. Pos gizi merupakan salah satu program intervensi pencegahan dan penurunan stunting pada balita yang perlu diberdayakan dan dikembangkan dalam kelompok masyarakat, sehingga diharapkan nantinya dapat menjadi salah satu cara dalam menurunkan angka prevalensi stunting khususnya di Nagari Koto Baru dan Kabupaten Solok pada umumnya.

Di lokasi pos gizi tersebut balita akan diberikan makanan yang baik dan bergizi serta sehat. Selain itu juga akan diberikan pengetahuan serta mengajarkan kepada anak untuk hidup bersih dan sehat. Untuk mewujudkan penurunan angka prevalensi stunting ini tentunya dibutuhkan kerjasama lintas sektor dan lintas program yang ada sehingga dapat bersinergi dalam pemberdaan pos gizi. “Peran serta masyarakat sangat diperlukan guna keberlangsungan pos gizi ini. Sehingga balita yang bermasalah gizinya dapat diberrkan asupan dan perbaikan gizi melalui pos gizi ini,” tutur Ny Emiko Epyardi. Usai memberikan arahan, Ny Emiko Epyardi melakukan pemotongan pita, serta penadatanganan komitmen bersama menandai telah resmi di-launching­-nya pos gizi Koto Baru sehat. Ny. Emiko Epyardi juga turut serta menjadi donator pos gizi Koto Baru Sehat. Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Pos Gizi Sehat Koto Baru. (admin)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment